Anda pasti sudah tau apa itu jejaring sosial kan?? yup itu adalah sebuah situs tempat kita bersosialisasi dengan para pengguna internet lain, khusus nya yang terdaftar sebagai member situs tersebut, tentu kata seperti friendster, facebook, twitter, atau google + (plus) sudah tidak asing lagi di telinga anda, dan mungkin hampir setiap hari anda membuka situs situs jejaring sosial tersebut, tapi tahukah anda bahwa situs situs jejaring sosial ini sudah ada sejak tahun 1995, ini Diawali oleh classmates.com pada tahun 1995 (terfokus pada hubungan mantan teman sekolah) kemudian diikuti sixdegrees.com tahun 1997 (membuat ikatan tidak langsung).
Tahun 1999 lahir jejaring sosial yang berbasiskan kepercayaan yang dikembangkan oleh epinions.com dan jejaring sosial yang berbasis pertemanan yang dikembangkan oleh Uskup Jonathan yang kemudian dipakai pada beberapa situs UK regional antara tahun 1999 dan 2001.
Tahun 2005 dilaporkan bahwa jejaring sosial myspace.com lebih banyak diakses dibandingkan google dan facebook.com. Jejaring sosial mulai menjadi bagian dari strategi internet bisnis sekitar tahun 2005 ketika Yahoo meluncurkan Yahoo! 360°.
Pada bulan juli 2005 News Corporation membeli MySpace, diikuti oleh ITV (UK) membeli Friends Reunited pada Desember 2005. Diperkirakan ada lebih dari 200 situs jejaring sosial menggunakan model jejaring sosial ini.
Situs-situs jejaring sosial telah menemukan kejayaannya sejak tahun 2000an dimulai dengan mengguritanya jejaring sosial friendster sejak tahun 2004 dan mencapai puncaknya di tahun 2007. Tahun 2008 hingga 2009 ini kejayaan itu diambil alih oleh jejaring sosial facebook yang memiliki member aktif hingga 350 Juta di seluruh dunia dan melejit di nomor 1 situs jejaring sosial terpopuler dengan pertumbuhan yang sangat drastis.
Banyak sekali dampak yang ditimbulkan akibat pesatnya perkembangan jejaring social ini. Bukan hanya untuk para remaja dan kaum muda, tapi para pekerja ataupun orang tua yang berumur pun mempunyai dampak akibat penggunaan jejaring social ini.
Mungkin banyak dapak positifnya dari jejaring social ini, tapi dari yang saya lihat malah kebanyakan dampak negatif yang muncul dari penggunaan jejaring social ini meskipun dampak negatif itu tidak langsung nyata terjadi atau dapat dikatakan secara bertahap.
Berikut ini dampak negatif yang ditimbulkan akibat penggunaan sebuah jejaring social.
? Jaringan sosial internet dianggap menjadi ukuran gaptek tidaknya seseorang.”Mengikuti trend terbaru, itulah yang dikatakan orang banyak. Maka jangan heran jika anak-anak sekolah akhir dekade ini sudah mampu berinternet-ria”.
? Remaja sekarang dan masyarakat cenderung bersifat individual. “Semenjak situs jejaring sosial banyak diminati oleh semua kalangan mereka rela menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mengunjungi situs tersebut, tanpa mengetahui alasan yang sesungguhnya. sehingga membuat kita bisa berinteraksi dengan orang lain yg belum kita kenal tetapi melalui dunia maya”.
? .Dapat memicu pergaulan bebas yang tanpa batas. Menurut saya dengan menggunakan jejaring social, seseorang bebas untuk berinteraksi dengan siapapun yang dapat menjadi akses terjadinya pergaulan bebas.
? Jejaringan sosial menimbulkan candu. “Facebook dan twitter adalah tempat yang menyenangkan, anda tidak perlu berurusan dengan hal-hal yang merepotkan. Memang awalnya hanya sekedar ingin tahu dan coba-coba, tapi lama kelamaan kita tidak akan bisa lepas dari jejaring social tersebut.
? Berkurangnya produktivitas dalam belajar dan bekerja. Karena saking asyiknya menggunakan facebook atau twitter, kita akan melupakan pekerjaan yang harusnya kita lakukan.
? Berkurangnya komunikasi dan silaturahmi di dunia nyata. Akibat terlalu seringnya berinteraksi didunia maya, kita jadi merasa malas untuk bertemu dalam dunia nyata dan hanya akan berkomunikasi didunia maya saja.
? Menjadi faktor resiko berbagai penyakit karena kurang geraknya anggota tubuh. Beresiko terjadinya beberapa penyakit fisik karena terlalu lama duduk dan memegang mouse. Seperti sakit punggung, nyeri sendi, mata capek yang bisa mengakibatkan kerusakan mata.”
? Bisa juga kekurangan waktu tidur. “Kehilangan waktu tidur dalam waktu lama dapat menyebabkan kantuk berkepanjangan, sulit berkonsentrasi, dan depresi dari sistem kekebalan”. Inilah yang saya rasakan juga, karna saking asyikya berinteraksi didunia maya, kita jadi lupa akan waktu untuk tidur.
? Membuat seseorang cenderung bersifat “ekstrovert” yang artinya kecendrungan seseorang untuk meluapkan isi hatinya kepada umum.”. Ini sering sekali saya lihat di status teman-teman saya, rasa senang, kesal, sedih, ataupun marah mereka luapkan di statusnya.

Banyak sekali dampak negatif yang terjadi pada jejaring social itu, Tapi dampak Positif juga dapat dirasakan qo pada jejaring social ini, dan semoga dampak positif ini bisa dimanfaatkan untuk mencegah dampak negatif yang terjadi seperti yang saya jelaskan diatas. Berikut ini dampak positif yang bisa kita rasakan.

? Tempat untuk melakukan interaktifitas. Jejaring sosial adalah sebutan lain terhadap web community untuk para netter berkalaborasi dengan netter lainnya untuk saling bertukar pendapat/komentar, mencari teman, saling mengirim email, saling memberi penilaian, saling bertukar file dan lain sebagainya.
? Tempat untuk mencari jawaban tugas.Hahahaha. Saya sering sekali menggunakan jejaring social untuk meminta jawaban tugas yang dosen berikan.
? Tempat untuk mengisi waktu luang. Disaat menjelajah dunia maya ataupun sedang tidak dalam beraktifitas, jaringan sosial internet menjadi tempat yang tepat untuk menenangkan pikiran dan menjadi sarana untuk hiburan.”
? Tempat untuk bertukar informasi segala macam hal.